Perkuat Ketahanan Energi, Wadirut Pertamina Tekankan Urgensi Kolaborasi Lintas Bisnis

2026-06-11 HaiPress

iDoPress – Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menekankan pentingnya sinergi antarsubholding dan unit bisnis Pertamina untuk memperkuat ketahanan energi nasional, terutama di tengah tingginya kebutuhan energi di Pulau Jawa.

Pesan tersebut disampaikan Oki saat melakukan Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah area operasi Pertamina di Jawa, yakni Early Production Facility (EPF) Struktur Akasia Prima (AKP) di Lapangan Jatibarang yang dioperasikan PT Pertamina EP, Onshore Processing Facility (OPF) Balongan yang dioperasikan PHE Offshore North West Java (ONWJ), serta Kilang Balongan yang dikelola Pertamina Patra Niaga pada Jumat (5/6/2026).

Menurut Oki, seluruh entitas di lingkungan Pertamina perlu bergerak dalam semangat One Pertamina agar berbagai tantangan operasional dapat diselesaikan secara bersama-sama.

“Pertamina adalah satu kesatuan. Kalau ada masalah, kita selesaikan bersama-sama. Kita cari solusinya bersama dengan semangat One Pertamina,”ujarnya dalam rilis pers yang diterima iDoPress, Kamis (11/6/2026).

Oki menilai, Pulau Jawa merupakan wilayah dengan kebutuhan energi terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat dari sektor hulu hingga hilir untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga.

Menurut Oki, sinergi tersebut tidak hanya penting untuk meningkatkan produksi minyak, tetapi juga menjamin ketersediaan gas bumi bagi masyarakat dan industri.

“Klaster Jawa memiliki kebutuhan energi yang sangat besar. Karena itu, seluruh lini harus bersinergi, mulai dari hulu hingga hilir, baik dalam memenuhi kebutuhan minyak maupun gas bumi,” katanya.

Optimalkan Aset Strategis Energi

Dalam kunjungannya, Oki meninjau sejumlah fasilitas strategis yang berperan penting dalam rantai pasok energi nasional.

Kilang Balongan merupakan salah satu kilang dengan tingkat kompleksitas tertinggi yang dimiliki Pertamina.

Kilang tersebut memiliki kapasitas pengolahan hingga 150.000 barel per hari dan menghasilkan berbagai produk bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah Jawa bagian barat.

Sementara itu, Lapangan Jatibarang merupakan aset strategis hulu migas Pertamina EP yang wilayah operasinya mencakup Kabupaten Indramayu, Cirebon, dan Majalengka.

Pengembangan Struktur Akasia Prima di lapangan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan produksi migas domestik.

Adapun OPF Balongan yang berlokasi di Kabupaten Indramayu berfungsi memroses gas bumi hasil produksi lapangan lepas pantai PHE ONWJ sebelum disalurkan kepada konsumen.

Fasilitas yang beroperasi sejak 2014 itu memiliki kapasitas pemrosesan gas bumi hingga 40 juta standar kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD).

Percepat Eksekusi Program Kerja

Dalam kesempatan tersebut, Oki juga mengingatkan pentingnya percepatan pelaksanaan program kerja yang telah dirancang perusahaan.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.

©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games