Nurlela Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Dikenal Guru yang Berprestasi

2026-04-30 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Nurlela (39), guru di Jakarta Timur meninggal dunia dalam kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026).

Nurlela dikenal sebagai sosok guru SD Negeri 11 Pulo Gebang yang berprestasi.

Kepala SD Negeri 11 Pulo Gebang, Jakarta Timur, Maryati mengenang Nurlela sebagai sosok yang selalu memunculkan ide-ide segar bagi sekolah dan murid-murid.

Nurlela sendiri merupakan guru kelas II C itu menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Bekasi, Kota Bekasi.

"Almarhumah itu adalah guru yang mempunyai potensi sangat tinggi, dedikasi yang sangat tinggi, sangat bertanggung jawab, banyak kegiatan sekolah atas prakarsa beliau," kata Maryati saat ditemui di sekolah, Kamis (30/4/2026).

Salah satu gagasan Nurlela yang masih dijalankan hingga kini adalah gerakan literasi setiap hari Kamis dengan melibatkan murid-murid.

"Kami setiap hari Kamis itu ada yang disebut dengan Kamis Liburan, itu untuk literasi. Jadi kreativitas anak-anak itu kita tampilkan, hanya saja kita per kelas ya," ucap Maryati.

Febryan Kevin/iDoPress Kepala SD Negeri 11 Pulo Gebang, Jakarta Timur, Maryati ketika menceritakan sosok Nurlela yang merupakam guru korban kecelakan kereta, Kamis (30/4/2026).

"Sehingga setiap hari Kamisnya itu bisa menampilkan kreativitas yang sekaligus pembelajaran itu secara bersama-sama di lapangan," jelasnya.

Maryati menyampaikan bahwa para guru dan murid sangat kehilangan sosok Nurlela yang dikenal sangat baik di lingkungan sekolah.

"Kita melihat (kabar duka) ada teman kita dari TV. Tentu saja murid kita semua, dewan guru sangat-sangat kehilangan beliau dan juga kita memang kondisi masih ya berduka ya," tutur Maryati.

Ia menjelaskan, Nurlela telah mengajar sejak 2019 dan baru saja menyelesaikan pendidikan S2 di salah satu universitas di Jakarta.

Maryati juga memastikan bahwa hingga kini para guru dan murid rutin memanjatkan doa bersama setiap pagi untuk Nurlela.

"Kita doa, dari selasa, Rabu sampai sekarang hari Kamis. Iya, kita berdoa selalu untuk beliau di pagi hari bersama anak-anak," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam.

Titik kejadian berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.

Kecelakaan tersebut terjadi diduga imbas KRL menabrak taksi Green SM di pelintasan dekat palang pintu.

Petugas mencatat jumlah korban tewas dalam kejadian tersebut mencapai 16 orang.

Korban saat ini menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Sementara itu, sebanyak 90 pasien masih dirawat di sejumlah rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.

©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games