2025-01-13 HaiPress

JAKARTA,iDoPress - Dalam dua malam berturut-turut,perkampungan Kramat Pulo,Senen,Jakarta Pusat,diguncang teror.
Padahal,pagi itu,Minggu (12/1/2025),seharusnya menjadi waktu penuh kehangatan di permukiman d 10/03,Kramat,Jakarta Pusat.
Pedagang mulai menata barang,ibu-ibu menyapa rezeki,sementara sebagian warga masih terbuai dalam tidur.
Namun,sebuah ledakan petasan memecah kedamaian. Tidak hanya satu kali,tapi berkali-kali,suara itu menggema seperti sinyal malapetaka.
Inan (55),seorang warga,yang baru saja bangkit dari kantuk untuk menuju toilet komunal,tersentak oleh jeritan histeris.
Baca juga: Gangster Bersenjata Pakai Penutup Wajah Saat Serang Permukiman di Kramat Pulo
Tanpa pikir panjang,ia berlari keluar dan mendapati kenyataan pahit. Perkampungannya diserang sekelompok orang tak dikenal yang bersajam dan berwajah tertutup.
Para penyerang membabi buta mengarahkan serangan mereka,membuat suasana kacau balau.
Dengan sebatang bambu di tangan,Inan mencoba melawan. Namun,langkahnya terhenti ketika ia terjatuh.
"Saya ditimpuk celurit,ini tangan kanan untuk nangkis. Saya cuma bisa Allahuakbar aja dah," ucap Inan.
Luka di dahi dan tangan kanannya menjadi saksi bisu kekejaman itu,yang membutuhkan total 16 jahitan.
Baca juga: Polisi Buru Gangster yang Serang Kampung Kramat Pulo
Ketua RT setempat,Dian,menyebut penyerangan oleh gangster ini telah terjadi dua malam berturut-turut.
"Enggak sering,cuma dua malam ini sering diserang. Kita enggak tahu dari mana,anak mana," katanya.
Pada Sabtu dini hari,sekitar 15 motor mendatangi kampung mereka,melempar botol ke jalan dan memamerkan senjata tajam besar.
Keesokan harinya,jumlah pelaku bertambah menjadi 30 motor.
Dian mengaku tidak tahu alasan serangan itu. Namun,hasilnya jelas,dua warga terluka akibat sabetan senjata tajam.
KPK Periksa Pengusaha Rokok Haji Her dalam Kasus Dugaan Korupsi di Bea Cukai
Prabowo Targetkan Produksi Sedan Listrik Besar-besaran Tahun 2028
Polisi Bongkar 14 Kasus Peredaran Obat Berbahaya di Jakut, 14 Tersangka Ditangkap
Sampah Menumpuk di TPS Rawa Bebek imbas Operasional Bantargebang Belum Normal
Menteri Amran Soroti Kenaikan Harga Kedelai, Importir Diminta Tidak Ambil Keuntungan Berlebih
Tembok Bengkel yang Terbakar di Jakbar Miring, Khawatir Timpa Sekolah
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games