2025-01-12 IDOPRESS

JAKARTA,KOMPAS.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui Dinas Bina Marga Jakarta akan membangun dua jalan layang (flyover) baru di Jalan Dr. Latumenten,Jakarta Barat,dan Jalan Bintaro Puspita,Jakarta Selatan.
Dalam unggahan di akun Instagram resmi @binamargadki,Dinas Bina Marga Jakarta menyatakan proyek ini direncanakan akan dimulai pada tahun 2025-2026.
Meski demikian,belum ada jadwal pasti pelaksanaan pembangunan kedua flyover ini.
“Pada tahun 2025,Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pembangunan dua Jalan Layang (Flyover) baru yang akan tersebar di beberapa wilayah di DKI Jakarta,” tulis keterangan dalam akun tersebut.
Baca juga: Dinas Bina Marga Targetkan Lift JPO Mas Mansyur Beroperasi Pekan Depan
Untuk Flyover di Jalan Dr. Latumenten,proyek ini akan memiliki dua sisi utama.
Di sisi barat,flyover akan membentang sepanjang 440,86 meter dengan lebar jalur atau Right of Way (ROW) mencapai 11 meter.
Sedangkan di sisi timur,sedikit lebih pendek dengan panjang 439,23 meter dan ROW 10 meter.
Sementara itu,flyover di Jalan Bintaro Puspita,Jakarta Selatan,akan dibangun dengan panjang 441 meter dan ROW 9 meter.
Pembangunan dua flyover baru ini diharapkan tidak hanya akan mengurai kemacetan,tetapi juga memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan.
Baca juga: Buntut Pungli Sekelompok Orang,Dinas Bina Marga DKI Tutup Celah Trotoar Dekat Gedung DPR
“Adanya pembangunan dua Flyover baru ini diharapkan dapat membuat masyarakat semakin nyaman mengakses jalan untuk menunjang berbagai aktivitas,” lanjut keterangan akun tersebut.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Polda Metro Tegaskan Belum Setop Penyidikan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
28 Tahun Lalu Soeharto Nyatakan Mundur Setelah Aksi Demonstrasi Bertahan 10 Hari
Dilarang Jualan di Trotoar, Pedagang Hewan Kurban di Bogor Minta Disediakan Lapak Khusus
Pemerintah Pusat Diminta Ambil Alih Penanganan Seluruh Pelintasan Sebidang
2 Bus Transjakarta Tabrakan di Kampung Rambutan Jaktim, Diduga Disetir Pramusapa
Imigrasi: Indonesia Bukan "Safe Haven" bagi Orang yang Tidak Bermanfaat
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games