2026-08-06 HaiPress



TANGERANG, iDoPress - Untaian kabel utilitasdi sepanjang Jalan Prabu Kian Santang hingga Jalan M Toha, Periuk, Kota Tangerang, dalam kondisi semrawut dan menjuntai rendah sehingga tampak membahayakan keselamatan para pengguna jalan dan pejalan kaki.
Berdasarkan pantauan iDoPressdi lokasi, Kamis (6/8/2026), sejumlah kabel utilitas menggantung dengan ketinggian sekitar 100 hingga 180 sentimeter dari permukaan jalan, atau setara tinggi badan anak-anak hingga orang dewasa.
Di beberapa titik, seperti di Jalan M Toha, bahkan terlihat gulungan kabel menjuntai hingga menyentuh permukaan jalan.

Thalita Dewanty/iDoPress Gulungan kabel utilitas yang menjuntai hingga ke permukaan bahu jalan di Jalan Prabu Kian Santang, Periuk, Kota Tangerang, Kamis (5/8/2026).
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat.
Pasalnya, kabel-kabel itu melintang di depan akses menuju pertokoan, bank, perkantoran, tempat ibadah, rumah warga, hingga warung.
Pejalan kaki yang melintas di bahu jalan pun terpaksa berjalan lebih hati-hati. Tak sedikit yang harus membungkukkan badan atau menghindar agar tidak tersangkut kabel yang menjuntai.
Warga juga mengaku khawatir karena tidak mengetahui apakah kabel-kabel tersebut masih dialiri listrik atau sudah tidak lagi digunakan.
Salah seorang warga sekitar, Romlan, mengeluhkan kondisi kabel utilitas yang semrawut tak kunjung dibenahi.
"Ampun dah kalau masalah kabel ini. Berantakan banget," ujarnya kepada iDoPress, Kamis (5/8/2026).
Ia menyampaikan, penataan jaringan kabel telah lama disampaikan pihak terkait, tetapi hingga kini belum juga terealisasi.

Thalita Dewanty/iDoPress Kabel utilitas yang menjuntai hingga sekitar 160 sentimeter di atas permukaan bahu jalan di Jalan Prabu Kian Santang, Periuk, Kota Tangerang, Kamis (6/8/2026).
Ia mengingat kembali rencana pemindahan jaringan utilitas ke bawah tanah yang pernah diwacanakan.
"Katanya dulu mau ditanam di tanah," kata Romlan.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Olip dan Candra, yang ditemui iDoPress.
Olip mengatakan, banyak kabel yang menjuntai rendah di depan fasilitas umum, di antaranya perkantoran dan masjid sehingga berpotensi membahayakan masyarakat.
"Itu di depan perkantoran, masjid, banyak yang kabelnya merosot pendek. Bahaya emang," katanya.
50 Days to Go: Step into Her World at Interfilière Shanghai 2026
Nyalakan Semangat Keterampilan, WorldSkills Shanghai 2026 Mengumumkan Angkatan Kedua Duta Impian
Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla
6 Ruko di Bekasi Ambruk Mendadak, Pedagang: Tiba-tiba Barengan Jatuh
Respons Kemenlu soal Negara Tetangga Kirim Nota Keberatan Imbas Asap Karhutla
Menghidup Kembali Pasal 33
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games