2026-07-20 HaiPress


JAKARTA, iDoPress – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pelemparan helm ke arah sebuah rumah di Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, menjadi pintu terbukanya kisah yang disebut keluarga Azis Suraji sebagai dugaan teror yang telah mereka alami selama dua tahun terakhir.
Bagi keluarga Azis, pelemparan helm bukanlah satu-satunya tindakan yang mereka alami. Mereka mengaku berbagai bentuk intimidasi telah berlangsung sejak 2022, mulai dari makian, pelemparan berbagai benda ke rumah, hingga dugaan perusakan pagar.
Rangkaian peristiwa itu akhirnya membuat keluarga tersebut memilih menjual rumah yang telah lama mereka tempati sekaligus melaporkan dugaan perusakan ke Polres Metro Depok.
Berikut bentuk-bentuk dugaan teror yang diakui keluarga Azis:
1. Berawal dari makian akibat salah paham
Putri Azis, Novita (29), mengatakan, persoalan bermula pada 2022 karena kesalahpahaman.
Saat itu, suaminya yang merupakan warga negara asing sedang bercanda dengan anak mereka yang masih kecil agar berhenti menangis.
Sang ibu kemudian melontarkan ucapan "orang gila" yang ditujukan kepada cucunya.
Namun, tetangga mereka mengira ucapan tersebut ditujukan kepadanya.
"Nah mama saya tuh ketawa-ketawa juga bilang, 'orang gila, dasar orang gila'. Nah ternyata denger, salah paham disangkanya itu buat ngelontarin (kata-kata) ke dia," ujar Novita saat ditemui iDoPress, Minggu (19/7/2026).
Kesalahpahaman itu sempat dimediasi oleh pengurus RT dan RW. Meski demikian, Novita mengaku keluarganya tetap menerima makian hampir setiap hari.
"Begitu (tetangga mereka) pulang, nyari atau ngelihat dulu (ke arah rumah keluarga Azis). Ada orang (atau tidak), ngata-ngatain, itu udah makanan tiap hari gitu lho," kata dia.
Menurut Novita, keluarganya memilih tidak meladeni makian tersebut secara serius.
"Dia makin emosi ngoceh, kita jawabin asal bunyi aja, 'Iya Argentina entar menang, iya entar MU, iya Barack Obama suruh main bola.' Pokoknya asbun aja yang penting ada nyaut," ujar dia.

Tangkapan layar akun Instagram @ashy.faaa Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diunggah akun instagram @ashy.faaa, memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan tetangga korban menendang pagar dan melempar benda ke arah rumah korban di kawasan Pancoran Mas, Depok.
2. Rumah dilempari berbagai benda
50 Days to Go: Step into Her World at Interfilière Shanghai 2026
Nyalakan Semangat Keterampilan, WorldSkills Shanghai 2026 Mengumumkan Angkatan Kedua Duta Impian
Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla
6 Ruko di Bekasi Ambruk Mendadak, Pedagang: Tiba-tiba Barengan Jatuh
Respons Kemenlu soal Negara Tetangga Kirim Nota Keberatan Imbas Asap Karhutla
Menghidup Kembali Pasal 33
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games