2026-07-18 HaiPress



JAKARTA, iDoPress - Sosok Don Ritto terkait Febrie Adriansyah disebut pengacaranya menggunakan rumah Sentul, menyimpan emas, dan mengelola yayasan tertentu.
Don Ritto menjadi tersangka bersamaan dengan Febrie Adriansyah dalam kasus korupsi yang semula disidik polisi dan kini diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).
Don Ritto adalah kolega dari Febrie yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.
Keduanya kini ada dalam pusaran kasus korupsi PT Asabri, anak perusahaan PT Krakatau Steel, dan batu bara untuk PLTU.
Namun sosok dan peranan Don Ritto masih belum sepenuhnya diungkap oleh aparat penegak hukum.
Penampilannya di depan kamera wartawan dalam sepekan belakangan selalu mengenakan masker saat dalam penguasaan aparat penegak hukum.
Berdasarkan catatan pemberitaan iDoPress, Don Ritto adalah seorang advokat dan menjadi tersangka dari pihak swasta di kasus korupsi itu.
Don Ritto punya nama sapaan Idon. Dia adalah adik kelas Febrie Adriansyah di perguruan tinggi.
Jumat (17/7/2026) tadi malam, pengacara Don Ritto yakni Handika Honggowongso bersamaan dengan pengacara Febrie yakni Hotman Paris Hutapea memberikan keterangan soal Don Ritto.
Sejak 2022, Don Ritto menggunakan rumah keluarga Febrie di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, rumah yang digeledah pada Rabu (8/7/2026) malam.
“Rumah di Sentul itu sejak 2022 house keeping-nya sudah bukan Febrie yang bayar, karena sudah diberikeh ke Don Ritto,” kata Hotman selaku pengacara Febrie dalam jumpa pers di kantor Kejaksaan Agung RI, tadi malam.
Hotman menjelaskan bahwa Febrie tidak mengetahui soal apa yang dilakukan terhadap rumah itu sejak 2022 karena sejak saat itu rumah itu di bawah penguasaan Don Ritto.
Handika mengatakan Don Ritto menggunakan rumah Sentul itu sebagai kantor yayasan yang dia jalankan.
“Sekitar 2023, Don Ritto meminta izin kepada pemilik untuk menggunakan rumah di Sentul sebagai back up operasional kantor yayasan yang bergerak di bidang dakwah dan pendidikan Islam,” kata Handika.
Dia menyebut sudah ada 700 santri dari Papua dan Maluku yang menjadi santri di Banten yang diurus oleh yayasan Don Ritto.
50 Days to Go: Step into Her World at Interfilière Shanghai 2026
Nyalakan Semangat Keterampilan, WorldSkills Shanghai 2026 Mengumumkan Angkatan Kedua Duta Impian
Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla
6 Ruko di Bekasi Ambruk Mendadak, Pedagang: Tiba-tiba Barengan Jatuh
Respons Kemenlu soal Negara Tetangga Kirim Nota Keberatan Imbas Asap Karhutla
Menghidup Kembali Pasal 33
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games