2026-07-03 HaiPress

Sumber Antara
TANGERANG, iDoPress - Gubernur Banten Andra Soni berharap kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, bisa segera padam.
Per hari ini, Jumat(3/7/2026), kebakaran telah berlangsung selama empat hari.
Kekhawatiran area kebakaran meluas pun muncul mengingat tingginya gunungan sampah di TPA.
"Asal tahu saja, TPA Jatiwaringin itu tingginya sampah sudah setara dengan gedung tujuh lantai. Jadi kita doakan ini tidak berlarut-larut," ujar Andra saat mendatangi lokasi, dikutip Jumat.
Andra mewajibkan pemerintah kota/kabupaten menyediakan fasilitas alat pemadam kebakaran di setiap TPA sebagai memitigasi terjadinya insiden kebakaran akibat cuaca ekstrim.
Dengan adanya alat pemadam di TPA, maka akan memudahkan petugas dalam membasahi gunungan sampah.
Sebab, di dalam tumpukan sampah itu, ada gas metan yang sewaktu-waktu bisa membuat api membesar.
"Ya, nanti harus kita pikirkan di setiap TPA yang ada di Provinsi Banten, wajib punya alat pemadam," kata dia.
Berdasarkan perkiraan BMKG, suhu udara dalam 30 tahun terakhir ini merupakan yang paling panas dengan durasi musim panas terpanjang.
Faktor cuaca terik ditambah embusan angin kencang membuat kobaran api cepat menyebar dan memperluas area kebakaran di TPA Jatiwaringin.
"Sehingga salah satunya menyebabkan terjadinya kebakaran sampah di Jatiwaringin," tutur dia.
Untuk penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin saat ini berjalan dengan baik berkat kolaborasi cepat dari berbagai pihak yang dipimpin langsung oleh Bupati setempat selama tiga hari berturut-turut.
Bantuan armada pemadam dari BNPB dengan helikopter water bombing serta kendaraan pemadam dari berbagai kabupaten dan kota sekitar sudah dikerahkan ke lokasi, termasuk dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten.
"Alhamdulillah, berkat kolaborasi seluruh pihak, langsung dipimpin oleh Bapak Bupati secara langsung selama tiga hari berturut-turut, saya melihat di sana koordinasinya berjalan dengan baik. Upaya pemadaman sedang berlangsung dan diharapkan tidak dalam waktu lama lagi bisa diatasi," kata dia.
Dalam hal ini, pihaknya juga turut menyoroti terkait bahaya dampak asap kebakaran. Pemerintah mengimbau adanya langkah antisipasi tingkat tinggi mengingat adanya potensi bahaya di bawah tumpukan sampah yang terbakar.
Di dalam gunungan sampah tersebut, kata dia, terkandung gas metana yang sangat mudah terbakar dan berpotensi memicu ledakan atau api susulan.
Sebagai langkah pencegahan awal, telah didiskusikan dengan pihak terkait untuk memperketat pembatasan akses bagi warga atau pihak luar yang ingin memasuki wilayah TPA Jatiwaringin.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
Kepala Daerah Belajar ke Singapura: Efisiensi Dipertanyakan
Terlibatnya FBI dan Secret Service dalam Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Perannya
Pemeriksaan Ketiga Sudirman Said Terkait Kasus Petral, Apa yang Digali?
Ledakan di Madiun Harus Jadi Alarm Pengingat soal Keamanan Gudang Amunisi
Hotman: Febrie Adriansyah Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi Tanpa Pamit
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games