2026-07-02 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menepis anggapan bahwa posisi politik partainya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih abu-abu.
Puan menegaskan bahwa sikap politik PDI-P sudah jelas, yakni di luar pemerintahan dan menjalankan peran sebagai partai penyeimbang kekuasaan.
"Engga kok. Kita jelas," kata Puan saat menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR RI, Kamis (2/7/2026).
Jawaban singkat Puan itu langsung disambut senyum oleh Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal dan Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Nasdem Saan Mustopa yang turut mendampingi saat sesi konferensi pers berlangsung.
Sebelumnya,Ketua DPP PDI-P Ganjar Pranowo menegaskan posisi politik partainya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sangat jelas sebagai kekuatan penyeimbang, dan tidak ada istilah "abu-abu".
Ganjar mengatakan, PDI-P tetap menjalankan peran untuk mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, sekaligus mengkritisi kebijakan tak sesuai kepentingan publik.
"Posisi politik PDI-P sangat jelas menjadi penyeimbang, mendengarkan suara yang berkembang di tengah masyarakat dan setia pada konstitusi," ujar Ganjar kepada iDoPress, Jumat (19/6/2026).
Menurut Ganjar, sikap politik tidak seharusnya diukur dari kedekatan dengan kekuasaan maupun keterlibatan dalam pemerintahan.
Dia bahkan menilai justru sikap politik menjadi tidak jelas apabila ditentukan oleh kepentingan memperoleh posisi atau jabatan.
"Yang abu-abu justru jika sikap politik ditentukan oleh kedekatan dengan kekuasaan atau transaksi untuk kursi/jabatan bukan oleh substansi kebijakan," jelas Ganjar.
Sejumlah partai politik anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) menyoroti posisi politik PDI-P yang dinilai belum tegas terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.
Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid meminta PDI-P memperjelas sikap politiknya agar tidak menimbulkan kesan berada di posisi "abu-abu".
"Saya harap, mengambil sikap yang tegas saja. Kalau di oposisi, oposisi. Jangan abu-abu. Karena, kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden. Semua program-program sudah ditata," kata Jazilul di Gedung DPR RI, Kamis (18/6/2026).
Jazilul juga mempertanyakan konsep "partai penyeimbang" yang selama ini disampaikan PDI-P.
"Belum, belum (jelas). Karena selama ini memang ada kesan gitu, di sana dan di sini, belum tegas posisinya. Menyeimbangkan kayak apa, itu enggak paham," ujar dia.
50 Days to Go: Step into Her World at Interfilière Shanghai 2026
Nyalakan Semangat Keterampilan, WorldSkills Shanghai 2026 Mengumumkan Angkatan Kedua Duta Impian
Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla
6 Ruko di Bekasi Ambruk Mendadak, Pedagang: Tiba-tiba Barengan Jatuh
Respons Kemenlu soal Negara Tetangga Kirim Nota Keberatan Imbas Asap Karhutla
Menghidup Kembali Pasal 33
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games