2026-06-23 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Mayoritas perkara tindak pidana ketenagakerjaan diselesaikan secara restorative justice oleh kepolisian.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri berhasil menyelesaikan 36 perkara tindak pidana ketenagakerjaan selama tahun 2025.
"Pada tahun 2025, Desk Ketenagakerjaan Polri telah menyelesaikan 36 tindak pidana di bidang ketenagakerjaan, di mana 34 perkara di antaranya diselesaikan melalui restorative justice," kata Dedi dalam sambutannya di pembukaan Rakernas KSPI 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Dedi juga memaparkan data penyelesaian perkara terbaru.
Pada tahun 2026, Desk Ketenagakerjaan Polri telah menyelesaikan 9 perkara tindak pidana ketenagakerjaan.
"Seluruhnya juga diselesaikan melalui restorative justice," ujarnya.
Sementara itu Dedi mengungkapkan sebanyak 114 perkara lainnya masih diproses pihak kepolisian.
Selain itu, Dedi menegaskan Polri juga memfasilitasi 4.216 buruh terdampak PHK untuk dapat bekerja kembali.
"Hal tersebut merupakan komitmen Polri untuk senantiasa membersamai buruh dalam memperjuangkan hak-haknya melalui pemuliaan hak pekerja, penyelesaian permasalahan secara humanis, serta menjaga hubungan industrial tetap kondusif," ungkapnya.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
Kepala Daerah Belajar ke Singapura: Efisiensi Dipertanyakan
Terlibatnya FBI dan Secret Service dalam Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Perannya
Pemeriksaan Ketiga Sudirman Said Terkait Kasus Petral, Apa yang Digali?
Ledakan di Madiun Harus Jadi Alarm Pengingat soal Keamanan Gudang Amunisi
Hotman: Febrie Adriansyah Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi Tanpa Pamit
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games