2026-06-17 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengatakan, para makelar kasus tindak pidana korupsi tidak cukup pintar dalam melakukan tugasnya.
Setyo mengatakan, para makelar sebenarnya hanya penonton yang menunggu informasi dari sosok orang dalam untuk melakukan tugasnya.
“Sering saya sampaikan ya, mereka selalu beralasan 'Pak ada Markus (makelar kasus), ada calo, ya ada broker'. Sering saya sampaikan seperti itu. Mereka ini tidak sakti-sakti amat Bapak-Ibu,” kata Setyo di hadapan jajaran Pemda dan Kementerian dalam acara Peluncuran E-Learning ASN Berintegritas di Kantor LAN, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
“Mereka ini sebenarnya adalah penonton, pemain yang menunggu kucuran informasi dari orang dalam ya,” sambungnya.
Setyo menyoroti para makelar kasus tersebut saat membahas soal masih rentannya korupsi dalam pengadaan barang melalui e-katalog.
Dia mengatakan, para makelar akan memberikan informasi terkait pengadaan yang bisa dilakukan yang lengkap dengan penawarannya sehingga mereka bisa mencari vendor dan memainkan harga dalam pengadaan tersebut.
Hal ini, kata Setyo, membuat pengadaan barang tidak berkualitas.
“Makelar itu yang kemudian calo itulah yang gerilya, carilah pemain-pemain, carilah vendor, motong harga gitu sekian, sekian, sekian, otomatis kualitasnya jadi tidak bagus gitu,” ujarnya.
Setyo mengingatkan reformasi birokrasi yang digaungkan Kementerian PAN-RB untuk dilaksanakan dengan baik sehingga tak hanya menjadi prosedur semata.
“Pak Gubernur, Ibu Gubernur, kepala daerah semuanya saya minta ini juga menjadi perhatian bagi semua. Dengan segala situasi dan kondisi saat ini ya, kita tidak bisa melupakan bahwa itu jadi tanggung jawab kita semuanya,” ucap dia.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
Otto Media Grup dan SOMETHINC Gelar Brand Day Summit 2026, Dorong Kolaborasi Nyata antara Brand dan Kreator Konten
Cak Imin: Presiden Siapkan Rp 30 Triliun untuk Talent Global sampai 2029
"Kalau Uangnya Lari ke Pertamax, Pulang Tak Bawa Uang," Cerita Ojol Beralih ke Pertalite
Melihat Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih di Marinir Cilandak
Mengintip Sensus Ekonomi 2026 dari Dekat, Apa Saja yang Didata Petugas?
Menkes Tegaskan Dokter Magang Dapat Asuransi BPJS
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games