2026-06-14 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M Qodari merespons mahasiswa yang melaksanakan aksi demo terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Qodari menegaskan, keputusan menaikkan harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green tidak lepas dari kondisi global.
Lagipula, kata dia, harga BBM subsidi, yakni Solar dan Pertalite tidak naik.
"Jangan lupa bahwa BBM di kita ini ada dua. Ada yang disubsidi, ada yang harga pasar. Yang disubsidi kan enggak naik, tetap," ujar Qodari dalam keterangan Bakom, dikutip Minggu (14/6/2026).
Qodari menyampaikan, Presiden RI Prabowo Subianto telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi.
Indonesia, kata dia, saat ini masih menghadapi tantangan besar di sektor energi, mengingat produksi minyak domestik belum mampu memenuhi kebutuhan nasional.
"Kalau soal BBM, faktor dari luar negeri sangat besar karena de facto kita sebagai bangsa ini memang ketinggalan," ucapnya.
Qodari mengatakan, Prabowo sejak awal menempatkan kemandirian energi sebagai salah satu agenda utama pemerintahannya.
Oleh karena itu, Qodari menyebut, berbagai kebijakan disiapkan untuk mengurangi kebergantungan Indonesia terhadap pasokan energi dari luar negeri.
Qodari mengatakan, upaya tersebut merupakan bagian dari reformasi struktural yang tengah dijalankan pemerintah, sejalan dengan target mewujudkan ketahanan pangan dan ketahanan energi.
“Bangsa ini harus mandiri. Bangsa ini harus maju. Lepas dari ketergantungan pangan, lepas dari ketergantungan energi. Itu kan semua (usaha) Pak Prabowo," jelas Qodari.
Lalu, Qodari mencontohkan keberhasilan pemerintah dalam memperkuat sektor pangan melalui peningkatan produksi beras dan pupuk.
Namun, menurutnya, tantangan di sektor energi jauh lebih kompleks karena tingginya kebergantungan terhadap impor minyak.
"Soal energi pasti lebih sulit. Kenapa? Karena memang impor kita sangat besar. Kebutuhan kita sehari 1,6 juta liter, tapi kita cuma bisa produksi 600 ribu," paparnya.
Maka dari itu, untuk mengurangi kebergantungan tersebut, pemerintah mendorong pemanfaatan energi berbasis bahan baku domestik.
Tarif Transjakarta Diusulkan Jadi Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000
BNPB Ungkap Rencana Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera 19.646 Unit
Pimpinan Komisi V DPR Ingatkan Dampak Naiknya Tarif Ojol untuk Konsumen
Laporan Purbaya ke DPR: Pengangguran dan Kemiskinan Turun Tahun Lalu
Bea Cukai Sebut 3,37 Ton Ganja Masuk Lewat Jalur Impor Resmi, Ketahuan di X-Ray
Hari Keeempat Kebakaran TPA Jatiwaringin: Gas Metana Terus Keluarkan Asap
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games