2026-06-14 HaiPress


JAKARTA, iDoPress - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan, harga Pertamax atau bahan bakar minya (BBM) dengan oktan (RON) 92 di Indonesia masih jauh lebih murah dibandingkan negara lain.
"Walaupun naik, harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding BBM RON 92/95 di negara lain," ujar Teddy dalam keterangannya, dikutip Minggu (14/6/2026).
Teddy membeberkan, di Indonesia, harga Pertamax yang merupakan RON 92 dipatok Rp 16.250 per liter.
"Artinya, harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia," ucap Teddy.
Kenaikan ini menjadi penyesuaian pertama untuk Pertamax setelah sebelumnya harga produk tersebut masih dipertahankan di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia yang terjadi sejak konflik Israel-Iran memanas pada akhir Februari 2026.
Selain itu, Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan harga dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.
Sementara harga Pertamax Turbo tidak berubah dan tetap dijual Rp 20.750 per liter, sama seperti yang berlaku pada penyesuaian 1 Juni 2026.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
Pemkot Bogor Bakal Pindah ke Katulampa, Bagaimana Nasib Kantor OPD Lama?
Istana Gelar Gladi Parsial Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI
8 Penerima Manfaat Program Pemerintah Akan Dihadirkan di Sidang Tahunan MPR
Momentum Geopolitik Menentukan Kemerdekaan Indonesia
Pemkot Bogor Mulai Bangun Akses Jalan Rp 11,5 Miliar Menuju Pusat Pemerintahan Baru
Daftar 28 Nama yang Diperkaya dalam Kasus Kuota Haji: Yaqut hingga 313 PIHK
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games