2026-06-09 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim menegaskan program digitalisasi pendidikan yang dijalankan pada masa pemerintahannya merupakan kebijakan yang sejalan dengan arahan Presiden.
Hal itu disampaikan Nadiem menanggapi pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi terkait program digitalisasi pendidikan.
“Seperti yang Pak Jokowi bilang ini adalah kebijakan dan arahan dari Presiden. Memang benar, memang sudah satu visi mengenai digitalisasi pendidikan," kata Nadiem Makarim, di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Selasa (9/6/2026).
"Dan saya sangat mengapresiasi statement-nya Pak Jokowi mengomentari mengenai karakter saya. Dan juga mengenai semua kebijakan digitalisasi. Memang arahan juga dari Presiden,” lanjut Nadiem.
Nadiem menegaskan program digitalisasi pendidikan dilakukan dengan pengawasan ketat dari berbagai lembaga negara.
“Ini program paling lempeng. Menghemat anggaran. Didampingi oleh kejaksaan. Diaudit oleh BPKP dua kali. Selama saya menjadi Menteri. Dan juga dilaksanakan, dieksekusi oleh LKPP. Institusi yang tidak ada hubungannya dengan kementerian. Mau setransparan apa lagi? Ini pengadaan,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Jokowi menilai Nadiem merupakan sosok mantan menteri dalam kabinet Indonesia Kerja yang baik.
"Ya, yang saya tahu Menteri Nadiem Makarim orang baik," kata Jokowi saat ditemui di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026).
Jokowi juga menanggapi langkah Nadiem yang menyampaikan penghormatan kepada para Presiden RI, termasuk dirinya, dalam pleidoi.
"Iya, itu proses hukum," ungkap dia.
Menurut Jokowi, seluruh kebijakan kementerian pada dasarnya merupakan bagian dari arahan Presiden.
"Iya, semua kebijakan, semua program memang semuanya dari presiden," imbuh dia.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
BGN Tegaskan SLHS Syarat Mutlak untuk Dirikan SPPG, Bukan Administratif
Puluhan Angkot M44 Kosong Berjejer di Stasiun Tebet, Sopirnya Demo di Balai Kota Jakarta
Jawab Anggota DPR, Kejagung Pamerkan Capaian Badan Pemulihan Aset
Melihat Terminal Pondok Cabe Tangsel yang Mendadak Viral Usai Jadi Lokasi Syuting No Na
Sidang Klaim BPJS Fiktif, Mantan Kacab Akui Hanya Andalkan "Dokumen Lengkap" untuk Disetujui
MUI Dorong Hukuman Mati Koruptor Berjalan Paralel dengan Perampasan Aset
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games