2026-06-08 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Mobil Toyota Fortuner berwarna hitam diamuk massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026), setelah pengemudinya diteriaki melakukan tabrak lari.
Namun, hasil pengecekan polisi tidak menemukan adanya kecelakaan lalu lintas di lokasi tempat mobil tersebut dihentikan warga.
Peristiwa yang viral di media sosial itu bermula dari perselisihan antara pengemudi Fortuner berinisial ES (44) dan sejumlah pengendara sepeda motor di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, keributan diawali ketika ES membunyikan klakson berulang kali karena merasa jalannya terhalang oleh pengendara motor.
"Berawal pengendara Fortuner membunyikan klakson berulang kali karena merasa dihalangi jalannya. Selanjutnya pengendara Fortuner memepet dan memaki pengendara sepeda motor," kata Dhimas dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).
Menurut polisi, situasi semakin memanas setelah dua pengendara motor lain ikut menghalangi laju kendaraan ES. Adu mulut pun tidak terhindarkan.
Berdasarkan pengakuan ES kepada penyidik, salah seorang pengendara motor bahkan disebut sempat menabrakkan diri ke mobilnya.
Usai cekcok tersebut, sejumlah pengendara motor mengejar mobil Fortuner sambil meneriakkan tuduhan tabrak lari.
Teriakan itu kemudian menarik perhatian warga di sepanjang jalan dan memicu massa ikut mengejar kendaraan tersebut hingga memasuki wilayah Tanah Abang.
"Selanjutnya pengendara sepeda motor terus mengejar sambil teriak tabrak lari sehingga makin banyak massa yang mengejar dan melakukan pengerusakan. Selanjutnya dalam perjalanan, mobil tersebut bisa dihentikan dan kembali terjadi keributan yang mengakibatkan luka dan perusakan mobil," ujar Dhimas.
Pengejaran berakhir di Jalan KH Mas Mansyur. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat massa mengelilingi kendaraan tersebut.
Seorang pria bahkan tampak naik ke atas kap mobil yang masih bergerak perlahan. Ia kemudian memukul kaca depan menggunakan batu bata.
Warga lain juga terlihat melempari mobil hingga kaca pecah dan bodi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Polisi yang datang ke lokasi menemukan mobil dalam kondisi rusak akibat amukan massa. Sementara itu, ES mengalami luka di bagian kepala.
"Setelah didalami ternyata didapati mobil sudah dalam keadaan kaca pecah dan body mobil pengok," kata Dhimas.
75 Kloter Sudah Pulang, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam dalam Koper
CFD Rasuna Said Jadi Tempat Rekreasi Warga, Ada Egrang hingga Ondel-ondel
KPK: 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
Indonesia Deportasi WN AS Buronan Kasus Pelecehan Seksual
7 Lokasi Parkir Alternatif di Sekitar GBK, Parkir Dalam Kawasan Berpotensi Penuh
WN Rusia Dibekuk BNN Usai Selundupkan 7,8 Kg Narkoba Jenis Hashish
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games