2026-06-07 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, sekolah rakyat dibangun untuk membantu masyarakat yang paling susah dan yang paling kurang berdaya.
Hal ini dikatakan Prabowo saat menyambangi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu (7/6/2026).
"Sekolah rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya. Jadi, pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik," kata Prabowo, saat menyampaikan sambutan di sela-sela peninjauan, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu.
Oleh karenanya, Prabowo menekankan, usaha untuk membuat masyarakat hidup lebih baik dan lebih layak adalah usaha yang sangat besar.
Pendidikan, kata Prabowo, menjadi salah satu yang ia prioritaskan.
"Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan dan latihan untuk petani, latihan untuk guru, untuk perawat, semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan latihan," tutur dia.
Prabowo menekankan, usaha ini membutuhkan uang.
Oleh karenanya, para pemimpin negara harus bekerja keras untuk menjaga berbagai kebocoran yang terjadi, untuk direlokasi ke berbagai sektor yang lebih membutuhkan.
Salah satu pencegahannya adalah menjaga kekayaan negara agar tidak diselundupkan ke luar negeri.
"Negara kita sebetulnya sangat-sangat kaya, sumber alamnya sangat banyak, tinggal kita yang pandai mengelola, pandai menjaga. Jadi, saya gembira melihat perkembangan Sekolah Rakyat. Tentunya usaha masih sangat besar ya, karena yang butuh sekolah ini ternyata banyak," ujar Prabowo.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
Nyalakan Semangat Keterampilan, WorldSkills Shanghai 2026 Mengumumkan Angkatan Kedua Duta Impian
Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla
6 Ruko di Bekasi Ambruk Mendadak, Pedagang: Tiba-tiba Barengan Jatuh
Respons Kemenlu soal Negara Tetangga Kirim Nota Keberatan Imbas Asap Karhutla
Menghidup Kembali Pasal 33
Kursi Mahasiswa Baru Unsoed Ditawar dari Rp 50 Juta hingga Rp 500 Juta
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games