2026-05-25 HaiPress

TANGERANG SELATAN, iDoPress - Seorang pria berinisial I (36) diduga membunuh ibu kandungnya, K (64), di kawasan Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan.
Dalam aksinya, pelaku diduga menganiaya korban menggunakan tangan kosong hingga setrika, yang menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh.
“Pelaku menggunakan sebuah setrika pakaian untuk memukul bagian kepala dan tubuh korban secara berulang kali,” ujarKapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra saat dikonfirmasi iDoPress melalui WhatsApp, Senin (25/5/2026).
Menurut Galuh, peristiwa itu diduga dipicu persoalan warisan.
Pelaku disebut telah berniat membunuh korban sejak sepekan sebelum kejadian dan sempat menyampaikan niat tersebut kepada temannya.
“Niat pelaku itu sempat disampaikan kepada temannya,” kata dia.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Saat itu, pelaku melihat korban sedang tertidur di dalam kamar.
“Pelaku kemudian menarik kaki korban hingga terbangun, lalu melakukan pemukulan secara bertubi-tubi menggunakan tangan kosong ke arah kepala dan tubuh korban,” kata Galuh.
Akibat pukulan tersebut, korban terjatuh dari tempat tidur.
Melihat korban terjatuh, pelaku melanjutkan penganiayaan dengan menendang dan menginjak dada korban.
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian mengambil setrika dan kembali memukul kepala serta tubuh korban secara berulang kali.
“Korban sempat berteriak meminta tolong. Pelaku kemudian menekan bagian leher korban menggunakan kaki dan kursi guna melemahkan perlawanan korban,” jelas dia.
Setelah korban tak berdaya, pelaku menyeret tubuh korban kembali ke kamar, meletakkannya di atas tempat tidur, lalu menutupi tubuh korban dengan selimut.
Usai melakukan aksinya, pelaku keluar rumah dan mendatangi temannya yang saat itu sedang bermain kartu.
Polda Metro Tegaskan Belum Setop Penyidikan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
28 Tahun Lalu Soeharto Nyatakan Mundur Setelah Aksi Demonstrasi Bertahan 10 Hari
Dilarang Jualan di Trotoar, Pedagang Hewan Kurban di Bogor Minta Disediakan Lapak Khusus
Pemerintah Pusat Diminta Ambil Alih Penanganan Seluruh Pelintasan Sebidang
2 Bus Transjakarta Tabrakan di Kampung Rambutan Jaktim, Diduga Disetir Pramusapa
Imigrasi: Indonesia Bukan "Safe Haven" bagi Orang yang Tidak Bermanfaat
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games