2026-05-07 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea mengaku pernah menolak tawaran posisi menteri dari Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan Andi Gani merespons berbagai tudingan miring pasca peringatan May Day 2026 lalu.
"Saya ini ditawari menteri, saya menolak, gitu lho. Jadi, apa yang saya cari lagi? Enggak ada," kata Andi Gani, kepada iDoPress, Rabu (6/5/2026) malam.
Andi Gani menyebut, ketika itu, dirinya pernah diminta untuk mengisi kursi pimpinan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN).
Selain dirinya, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat juga mendapat tawaran serupa, yang kemudian belum lama dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
"Saya ditawari menteri, ditawari kabinet, tapi saya tetap memilih bergerak di luar sebagai pimpinan buruh," ujar dia.
Diketahui, DKBN merupakan nomenklatur baru setingkat menteri yang rencana sebelumnya dibentuk untuk menyelesaikan berbagai persoalan buruh.
Namun, pada 4 Mei 2026, pemerintah resmi membatalkan pembentukan DKBN atas usulan pimpinan buruh demi efisiensi anggaran.
"Ketika kami tahu itu berbentuk dewan dan seperti anggaran kementerian, kami malah menyarankan kepada Presiden, 'Pak, ini akan memboroskan anggaran negara', gitu lho. Jadi kami menyarankan supaya ini dibentuklah suatu satuan tugas yang lebih simpel dan taktis," ujar dia.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
Divonis Bersalah, Anggota DPRD Jember yang Merokok dan Main Gim Online di Rapat Terdiam
BPBD DKI Peringatkan Potensi Rob di Pesisir Jakarta hingga 21 Mei
Pemprov DKI Diminta Tak Sekadar Keluarkan Ingub, Warga Butuh Tempat Sampah Terpilah
Bertahan 30 Tahun di Pinggir Jalan Jakarta, Tukang Cat Duco: Yang Penting Halal, Buat Makan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 311 Bal Rokok Ilegal di Jalur Akses Jembatan Suramadu
Di Forum BRICS, Indonesia Suarakan Solusi 2 Negara dan Dukungan ke Palestina
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games