2026-04-24 HaiPress

JAKARTA, iDoPress — Lurah Gelora, Nurbin Togar, mengungkapkan bahwa bau pesing di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, disebabkan oleh oknum pengemudi ojek dan pejalan kaki yang buang air kecil (BAK) sembarangan.
Pernyataan ini sekaligus meluruskan dugaan awal masyarakat yang mengira bau tak sedap tersebut berasal dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang kerap beristirahat di lokasi itu.
"Ternyata bukan PMKS. Namun, ada oknum tidak bertanggung jawab yang membuat bau pesing. Untuk PMKS di lokasi nihil," ujar Nurbin kepada iDoPress melalui pesan singkat, Jumat (24/4/2026).
Menurut Nurbin, berdasarkan informasi di lapangan, area kolong JPO yang memiliki celah dan agak tertutup kerap dimanfaatkan orang untuk buang air kecil secara sembunyi-sembunyi.
"Penyebabnya adanya oknum ojek pangkalan dan orang yang melintas yang buang air kecil di bawah JPO. Berdasarkan keterangan di sekitar begitu, tapi kemungkinan juga orang yang lewat juga begitu," ucapnya.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Gelora, serta Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat langsung diterjunkan untuk membersihkan lokasi pada Kamis (23/4/2026) sore.
"Saat ini sudah ditangani keluhan soal bau, tepatnya kemarin ya, Kamis (23/4/2026) sore. Sementara sudah kami tindaklanjuti sesuai kewenangan kami dan kami koordinasikan ke sudin-sudin terkait untuk menyelesaikan sesuai kewenangannya," jelas Nurbin.
Dalam proses pembersihan, petugas bergotong royong mengangkut sampah yang berserakan di kolong JPO.
Lantai trotoar dan area gorong-gorong disikat menggunakan sapu lidi dan air sabun, lalu disiram cairan karbol untuk menghilangkan bau pesing yang menyengat.
Sebagai langkah pencegahan, akses menuju kolong JPO langsung ditutup sementara.
"Petugas langsung menindaklanjuti aduan tersebut dengan dibersihkan dan dipagar sementara akses orang untuk buang air kecil di bawah JPO Stasiun Palmerah, serta dikoordinasikan ke Bina Marga untuk perbaikan pagar yang bolong," ungkap Nurbin.
Sebelumnya, bau tak sedap dilaporkan kembali tercium di area Halte Transjakarta Palmerah, Kelurahan Gelora, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026).
Berdasarkan pantauan iDoPress pada Rabu sore, aroma pesing tercium dari kolong JPO di area trotoar sisi dekat Pasar Palmerah.
Area tersebut ditutup dengan besi berkawat, namun masih memiliki celah yang memungkinkan orang masuk.
Sampah terlihat berserakan, sementara bau menyengat diduga berasal dari area gorong-gorong di sisi tembok yang hanya bisa diakses melalui celah tersebut.
Tarif Transum Hanya Rp 1 Hari Ini, Warga Jakarta Jalan-jalan Naik Transjakarta
Kemenhan Bakal Bahas Izin Lintas Udara AS dengan DPR
Mengenal Mekkah Route, Layanan Fast Track untuk Jemaah Haji 2026
Akses ke Lantai 4 Kos Benhil Jakpus Tempat 2 ART Terjun Penuh Kerangkeng yang Digembok
Modus Pemerasan "Kaki Terlindas" di Bekasi Viral, Pengendara Diminta Rp 1 Juta
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games