2026-04-15 HaiPress


JAKARTA, iDoPress- Di ujung Jalan Haji Aom, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terdapat gang kecil pusatnya produksi keripik tempe.
Gang itu sebetulnya bernama Gang Kemuning. Namun, warga lebih mengenalnya sebagai Gang Tempe.
Memasuki gang itu, aroma tempe goreng tercium dari rumah-rumah yang dipisahkan jalan kecil.
Tempe berbungkus plastik bening digantungkan di langit-langit atap teras rumah warga.
Suara percikan minyak saat tempe digoreng saling bersahutan dengan lantunan lagu-lagu berbahasa Jawa.
Di salah satu teras rumah, tampak beberapa orang duduk berjejer rapi di depan panci besar dengan kompor yang menyala.
Di rumah lainnya, tampak warga lain yang berkutat dengan mesin pemotong. Tempe yang semula berbentuk lonjong, dipotong tipis dengan alat itu.
Mereka adalah pengrajin keripik tempe yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah.
Ketua paguyuban pengrajin tempe, Joko Asori (58), mengatakan usaha keripik tempe ini sebetulnya baru digerakkan pada 2011.
Sebelum itu, mereka memproduksi tempe biasa yang dibungkus daun pisang.
Joko dulu menjual tempe mereka jual di Pasar Kebayoran Lama sejak merantau ke Jakarta pada 1983.
Kini, ada lebih banyak pengrajin keripik tempe dibandingkan tempe murni.
Munculnya keripik tempe ini dari seorang pengrajin tempe bernama Martina yang mendapat inspirasi setelah berkunjung ke Magelang.
Dia pun mulai memproduksi keripik tempe yang kemudian diikuti para pengrajin tempe hingga kini.
“Dia dapat ilmunya untuk mengembangkan produk itu. Alhamdulillah dia juga berikan ilmu itu ke semua pengrajin tempe,” ungkap Joko saat ditemui di kediamannya, Rabu (15/4/2026).
Nyalakan Semangat Keterampilan, WorldSkills Shanghai 2026 Mengumumkan Angkatan Kedua Duta Impian
Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla
6 Ruko di Bekasi Ambruk Mendadak, Pedagang: Tiba-tiba Barengan Jatuh
Respons Kemenlu soal Negara Tetangga Kirim Nota Keberatan Imbas Asap Karhutla
Menghidup Kembali Pasal 33
Kursi Mahasiswa Baru Unsoed Ditawar dari Rp 50 Juta hingga Rp 500 Juta
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games