2026-04-08 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK, mengaku tidak berkomunikasi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait kasus yang dilaporkannya.
JK melaporkan Rismon Sianipar yang menuding dirinya membiayai Roy Suryo untuk memperkarakan kasus ijazah Jokowi sebesar Rp5 miliar.
"Tidak, ini kan masalah saya. Martabat saya yang dilecehkan," tegas JK saat berada di Bareskrim, Rabu (8/4/2026).
JK menegaskan tudingan tersebut tidak sesuai dengan karakter dirinya dan tidak berdasar.
"Saya tidak mempunyai sifat itu, mengkritik orang dari belakang," jelasnya.
Ia kembali menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan telah resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan nomor STTL/135/V/2026/BARESKRIM.
"Kalau saya tidak suka saya katakan tidak suka, atau tidak benar. Masa saya bayar orang, nggak lah," tegasnya.
JK juga menyatakan dirinya tidak mengenal dan tidak pernah berkomunikasi dengan Rismon Sianipar.
"Tidak ada. Saya itu tidak kenal orangnya kok. Saya tidak pernah ketemu," katanya.
Sebelumnya, JK telah menanggapi bantahan Rismon Sianipar yang menuding dirinya membiayai Roy Suryo untuk memperkarakan kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
"Wah saya tidak tahu itu. Tapi apapun bantahannya, dia hanya mengatakan itu bukan dia yang melakukan, tapi tidak membantah isinya," ujarnya.
Menurut JK, bantahan Rismon hanya sebatas membantah keterlibatan dalam pembuatan video yang beredar.
"Tidak membantah, hanya membantah bukan dia yang bikin. Bisa saja dia minta orang lakukan," jelasnya.
JK menegaskan, Rismon tidak secara tegas membantah pernyataan terkait tudingan kepadanya.
"Dia kan tidak membantah bahwa saya membayar Rp 5 miliar. Kalau dia membantah bahwa itu tidak benar, bahwa Pak JK kasih Rp 5 miliar, kasih uang, mungkin ada manfaatnya," ujarnya.
50 Days to Go: Step into Her World at Interfilière Shanghai 2026
Nyalakan Semangat Keterampilan, WorldSkills Shanghai 2026 Mengumumkan Angkatan Kedua Duta Impian
Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla
6 Ruko di Bekasi Ambruk Mendadak, Pedagang: Tiba-tiba Barengan Jatuh
Respons Kemenlu soal Negara Tetangga Kirim Nota Keberatan Imbas Asap Karhutla
Menghidup Kembali Pasal 33
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games