2025-03-06 HaiPress

BEKASI,KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi,Tri Adhianto,bersama Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,Pratikno,Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),serta Kepala BNPB Suhariyanto meninjau jembatan yang ambles di Kemang Pratama,Bekasi,pada Kamis (6/3/2025) sekitar pukul 12.05 WIB.
Dalam pantauan Kompas.com,rombongan pejabat tersebut tiba di lokasi jembatan ambles di Jalan Kemang Pratama Raya,Kelurahan Sepanjang Jaya,Kecamatan Rawalumbu,sekitar pukul 12.05 WIB.
Baca juga: Jembatan Kemang Pratama Bekasi Ambles
Selain mereka,Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan juga hadir,meskipun ia berada di lokasi terpisah dari Tri,AHY,dan Suhariyanto. Jembatan yang ambles terletak di antara posisi mereka.
Ketika rombongan tiba,beberapa warga setempat melambaikan tangan kepada mereka. Salah satu warga berteriak meminta AHY untuk melambaikan tangan.
"Pak AHY,dadah (lambaikan tangan) ke kami dong," ucap salah satu warga.
Dalam kesempatan tersebut,AHY menegaskan kepada salah satu anggota TNI untuk segera memperbaiki jembatan yang ambles.
“Nanti sore ini diperbaiki ya,” kata AHY di lokasi.
“Siap,Pak!” jawab salah satu anggota TNI.
Seperti diketahui,jembatan Kemang Pratama ambles pada Selasa (4/3/2025).
Baca juga: Dilanda Banjir,Vila Nusa Indah 2 dan Kemang Pratama Bekasi Lumpuh
Menurut informasi dari akun X @txtdrbekasi,kerusakan terjadi di ujung Jalan Kemang Pratama Raya,tepatnya di jalur dari arah Pekayon menuju Kemang Pratama,yang menyebabkan aliran air Kali Bekasi terlihat jelas di area amblesan.
Kanit Lantas Polsek Rawalumbu AKP Suradi saat itu menjelaskan,amblesnya jembatan disebabkan oleh luapan aliran Kali Bekasi,yang menggerus bagian jembatan.
“Soalnya itu sudah enggak bisa dilewatkan. (Jembatan) itu kan dua lajur. Itu,satu lajur lebih sudah enggak berani dilewati,” ungkapnya.
Perbaikan jembatan diharapkan dapat segera dilakukan untuk menghindari dampak lebih lanjut bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
BGN Tegaskan SLHS Syarat Mutlak untuk Dirikan SPPG, Bukan Administratif
Puluhan Angkot M44 Kosong Berjejer di Stasiun Tebet, Sopirnya Demo di Balai Kota Jakarta
Jawab Anggota DPR, Kejagung Pamerkan Capaian Badan Pemulihan Aset
Melihat Terminal Pondok Cabe Tangsel yang Mendadak Viral Usai Jadi Lokasi Syuting No Na
Sidang Klaim BPJS Fiktif, Mantan Kacab Akui Hanya Andalkan "Dokumen Lengkap" untuk Disetujui
MUI Dorong Hukuman Mati Koruptor Berjalan Paralel dengan Perampasan Aset
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games