2025-03-05 IDOPRESS

JAKARTA,iDoPress - Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati akan melanjutkan proses identifikasi terhadap korban kebakaran Glodok Plaza jika terdapat barang bukti dan tambahan data antemortem baru dari pihak keluarga.
“Maka Tim DVI akan kembali menerima dan menerima pemeriksaan terhadap barang bukti tersebut,” kata Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan di RS Polri Kramatjati,Jakarta Timur,Rabu (5/2/2025).
Dalam hal ini,RS Polri menghentikan proses identifikasi korban kebakaran Glodok Plaza. Alasannya,proses pencarian barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP) telah dihentikan.
Baca juga: Ada 2 DNA Laki-laki Tak Cocok dengan Keluarga Korban Kebakaran Glodok Plaza
"Hingga saat ini,tidak ada lagi pengiriman barang bukti maupun body part dari TKP ke pos DVI," kata Nyoman.
Nyoman mengatakan,pihak keluarga yang melaporkan kehilangan dari insiden kebakaran Glodok Plaza sudah tidak lagi memberikan tambahan data antemortem.
Dalam proses identifikasi,Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri telah melakukan pemeriksaan medis dan uji laboratorium terhadap seluruh bagian tubuh dan properti korban.
Adapun Tim DVI RS Polri telah menerima laporan sebanyak 14 orang yang dilaporkan hilang dan menerima 16 kantong jenazah dalam peristiwa kebakaran Glodok Plaza.
Setidaknya,terdapat body part dari enam kantong jenazah yang tidak dapat diperoleh profil DNA-nya akibat kondisi yang sangat rusak karena hangus terbakar.
Sementara itu,dari 16 kantong jenazah yang diterima RS Polri,enam korban kebakaran Glodok Plaza telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.
Baca juga: Alasan RS Polri Hentikan Proses Identifikasi Korban Kebakaran Glodok Plaza
Mereka adalah Desti Eka Putri Suwarno,Keren Shallom Jeremiah,Ade Aryati,Zukhi Fitria Rahdja,Aulia Belinda Kurapak,dan Oshima Yukari.
Menurut hasil analisis dan evaluasi (Anev) RS Polri,terdapat delapan individu yang belum ditemukan berdasarkan laporan orang hilang.
“Kalau kami kelompokkan,jadi dua. Enam individu perempuan dan dua individu laki-laki,” kata Nyoman.
RS Polri juga menemukan dua profil Deoxyribonucleic Acid (DNA) laki-laki yang tidak cocok dengan 14 individu yang dilaporkan hilang dalam peristiwa kebakaran Glodok Plaza.
“Dengan adanya dua profil DNA yang tadi saya sampaikan,berarti kemungkinan,menurut kami,kesimpulan kami menunjukkan terhadap dua individu yang tidak dilaporkan,yang belum ada laporannya,” pungkas Nyoman.
Baca juga: RS Polri Hentikan Proses Identifikasi Korban Kebakaran Glodok Plaza
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Tur Jiangsu “Travelogue of China 2026” Resmi Berakhir, Soroti Inovasi, Keterbukaan, dan Pembangunan Berorientasi pada Masyarakat
PT Otto Media Grup Gandeng Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand, Kreator, dan Rantai Pasok
Tangkap Hakim Harus Izin Ketua MA, Wamenkum: Jaga Independensi Kehakiman
Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi di Bali, Sempat Kabur Naik Jet Pribadi lalu Dipaksa Putar Balik
Edarkan Sabu Tempel di SPBU, 2 Kurir di Jakbar Dijanjikan Upah Rp 20 Juta
BEM UI Bakal Demo di Bundaran HI Besok, Tuntut Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games