2025-01-22 IDOPRESS

JAKARTA,iDoPress - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) membantah dalil pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumut nomor urut 1,Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala,yang mengaku dirugikan karena bencana banjir mengurangi partisipasi pemilih.
Kuasa hukum KPU Sumut,Unoto Dwi Yulianto,mengatakan bahwa memang ada 116 tempat pemungutan suara (TPS) yang terdampak banjir,namun seluruh TPS sudah dilakukan pemungutan suara susulan (PSS) dan pemungutan suara ulang.
"Ada 108 TPS yang dilakukan pemungutan suara susulan dan 8 TPS yang dilakukan pemungutan suara lanjutan,Yang Mulia," kata Unoto dalam sidang Panel I Mahkamah Konstitusi,Jakarta,Rabu (22/1/2025).
Hakim Suhartoyo kemudian menanyakan,di mana saja 108 TPS yang menyelenggarakan PSS tersebut
Baca juga: Gugat Hasil Pilkada Sumut,Kubu Edy Rahmayadi Merasa Dirugikan gara-gara Banjir
Unoto menyebutkan,ratusan TPS yang menggelar PSS itu tersebar di 5 kabupaten/kota yang terdampak banjir.
Hakim juga sempat menanyakan,dari lima kabupaten/kota yang melaksanakan PSS,apakah ada perkara pemilihan bupati/walikota yang mengajukan sengketa di MK.
"Ada beberapa,seperti Medan,Deli Serdang,Binjai," imbuh Unoto.
Suhartoyo kemudian kembali menegaskan bahwa PSS ini bisa berarti telah dilaksanakan pemungutan suara dan proses pemilu tetap berjalan.
"Di luar itu,meskipun nomenklaturnya susulan atau lanjutan,kan tetap bisa dilaksanakan. Yang sama sekali tidak bisa dilaksanakan karena banjir ada tidak?" tanya Suhartoyo.
"Tidak ada," imbuh Unoto.
Baca juga: Bobby-Surya Tuduh Balik Edy-Hasan yang Lakukan Kecurangan TSM pada Pilkada Sumut
Jawaban KPU ini untuk menepis dalil Edy Rahmayadi-Hasan Basri yang menyebut bahwa banjir menyebabkan partisipasi pemilih menjadi rendah.
Pihak Edy-Hasan menyebut proses pemilihan suara lanjutan dan pemilihan suara susulan tidak diupayakan dengan baik oleh KPU untuk memaksimalkan partisipasi pemilih.
Padahal,KPU dianggap mengetahui bahwa partisipasi pemilih rendah lantaran sulitnya pemilih menjangkau TPS akibat banjir.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Tur Jiangsu “Travelogue of China 2026” Resmi Berakhir, Soroti Inovasi, Keterbukaan, dan Pembangunan Berorientasi pada Masyarakat
PT Otto Media Grup Gandeng Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand, Kreator, dan Rantai Pasok
Tangkap Hakim Harus Izin Ketua MA, Wamenkum: Jaga Independensi Kehakiman
Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi di Bali, Sempat Kabur Naik Jet Pribadi lalu Dipaksa Putar Balik
Edarkan Sabu Tempel di SPBU, 2 Kurir di Jakbar Dijanjikan Upah Rp 20 Juta
BEM UI Bakal Demo di Bundaran HI Besok, Tuntut Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games