2025-01-22 HaiPress

JAKARTA,KOMPAS.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan,Uni Emirat Arab (UEA) memiliki minat investasi di bidang perumahan di Indonesia.
Dengan begitu,Qatar bukanlah satu-satunya investor yang membenamkan modal untuk membangun 1 juta rumah di dalam negeri.
"Bapak Presiden mengatakan akan datang lagi,dari Uni Emirat Arab,dan juga beberapa negara lain,setelah Qatar minggu lalu," kata Maruarar di Kompleks Istana Kepresidenan,Jakarta Pusat,Selasa (21/1/2025).
Baca juga: Qatar Mau Bantu Bangun 1 Juta Rumah,Syaratnya Harus Kontraktor China
Pria yang karib disapa Ara ini mengungkapkan,minat itu muncul karena tingginya kepercayaan publik kepada Presiden Prabowo.
Oleh karenanya,pihaknya diminta untuk siap menyediakan layanan bagi para investor tersebut.
"Jadi kami diminta untuk siap,untuk nanti akan dibuat tim,berkoordinasi dengan yang selama ini membantu kami,yaitu Satgas Perumahan,dipimpin ketuanya Pak Hasyim (Djojohadikusumo),karena selama ini Pak Hasyim memang membantu untuk akses kepada investor," tuturnya.
Ara bilang,lahan-lahan ini disiapkan lewat kerja sama dengan sejumlah pihak.
Ia bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memanfaatkan lahan-lahan sitaan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
Baca juga: Kenapa Qatar Tertarik Ikut Bangun 1 Juta Rumah? Prabowo Kuncinya
Dia juga bekerja sama dengan Kejaksaan untuk memanfaatkan tanah yang disita dari koruptor.
"Khususnya Dirjen Kekayaan Negara,tanah-tanah yang ex-BLBI,tanah-tanah yang disita dari koruptor,dari kejaksaan,bagaimana itu nanti akan sebagian diperlihatkan kepada investor,calon investor kita," bebernya.
Tak cuma itu,pihaknya juga bakal bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Yang terakhir ada tiga,kami sudah minta kepada Pak Erick (Menteri BUMN),yang pertama dari BUMN Kereta Api,yang kedua BUMN PTP Perkebunan,dan yang ketiga adalah Perumnas," jelas dia.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Pameran “Dunhuang – A Great Cultural Treasure” Resmi Dibuka di Museum Hunan
Alasan Laporan Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Dicabut: Pelapor Bukan Keluarga
PAN Pecat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Usai Kena OTT KPK
Dasco: Penunjukan Jampidsus Pengganti Febrie Kewenangan Presiden Atas Usulan Jaksa Agung
Laporan Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Dicabut di Polres Jakpus
Pencuri Kabel Lampu Jalan Tol Wiyoto Wiyono Jakut Ditangkap Saat Hendak Nyolong Lagi
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games