Pengelola Larang Warga Berburu Koin Jagat di GBK

2025-01-12 IDOPRESS

JAKARTA,KOMPAS.com- Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) melarang aktivitas berburu koin dari aplikasi Jagat di kawasan GBK,Senayan,Jakarta Pusat.

Larangan ini menyusul adanya laporan kerusakan fasilitas umum di GBK yang disebabkan aktivitas pengguna aplikasi tersebut.

“Kami sangat berkeberatan dengan kejadian pencarian koin dari aplikasi tersebut di seluruh kawasan GBK,” ujar Direktur Umum PPKGBK,Hadi Sulistia saat dikonfirmasi Kompas.com,Minggu (12/1/2025).

Baca juga: GBK Sempat Ramai Warga yang Berburu Koin Jagat

Perburuan koin yang dilakukan tanpa izin ini menyebabkan berbagai kerusakan,yakni tiang lampu yang rusak,paving block yang dibongkar,serta kerusakan pada tanaman dan taman di area publik terbesar di Jakarta itu.

“Kerusakan tiang lampu,banyak paving dibongkar,kerusakan tanaman dan taman,kemungkinan munculnya potensi kerawanan,” kata dia.

Terlebih pihak pengelola aplikasi Jagat tidak pernah berkoordinasi atau meminta izin untuk menjadikan kawasan GBK sebagai lokasi aktivitas mereka.

Hal ini dianggap melanggar aturan yang berlaku,mengingat GBK adalah ruang publik yang terbuka untuk masyarakat,tetapi harus dijaga ketertibannya

“Jagat koin tidak pernah berkoordinasi atau meminta izin menggunakan kawasan GBK sebagai area penerapan aplikasi mereka,” ungkap Hadi.

Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut,PPKGBK meminta pengelola aplikasi Jagat segera menghapus titik lokasi koin di kawasan GBK melalui sistem aplikasi mereka.

Selain itu,PPKGBK meminta pernyataan resmi dari pihak Jagat untuk menegaskan bahwa koin tidak tersedia di kawasan GBK,serta mengimbau para pengguna aplikasi agar tidak merusak fasilitas umum.

Baca juga: GBK Jadi Tempat Berburu Koin Jagat,Pengelola Berkeberatan

“Pernyataan tersebut harus dipublikasikan di laman media sosial resmi mereka agar kawasan GBK bebas dari kegiatan yang berpotensi merusak fasilitas atau menimbulkan kerawanan sosial,” ujar Hadi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.

Terbaru

1Towards A Shared Genomics Future In Asia Pacific: BGI Group’s Collaboration With APEC Members

Towards A Shared Genomics Future In Asia Pacific: BGI Group’s Collaboration With APEC Members

2Total Energy's Era Energi partners with Zhuochuangtong to accelerate Indonesia's energy transition —a global energy giant joins forces with a local team to develop renewable energy and power infrastructure.

Total Energy's Era Energi partners with Zhuochuangtong to accelerate Indonesia's energy transition —a global energy giant joins forces with a local team to develop renewable energy and power infrastructure.

3Era Energi, anak perusahaan Total Energy, bermitra dengan Zhuochuangtong untuk mempercepat transisi energi Indonesia — raksasa energi global bergabung dengan tim lokal untuk mengembangkan energi terbarukan dan infrastruktur listrik.

Era Energi, anak perusahaan Total Energy, bermitra dengan Zhuochuangtong untuk mempercepat transisi energi Indonesia — raksasa energi global bergabung dengan tim lokal untuk mengembangkan energi terbarukan dan infrastruktur listrik.

4Dari Gang Sempit Depok, Bisnis Parkir Rp 5.000 Ini Diam-diam Raup Jutaan Tiap Bulan

Dari Gang Sempit Depok, Bisnis Parkir Rp 5.000 Ini Diam-diam Raup Jutaan Tiap Bulan

5Evakuasi Kebakaran Apartemen Mediterania Masih Berlanjut, 20 Penghuni Masih di Lantai Atas

Evakuasi Kebakaran Apartemen Mediterania Masih Berlanjut, 20 Penghuni Masih di Lantai Atas

683 Anggota DPRD Setujui Suhud Alynudin Gantikan Khoirudin sebagai Ketua DPRD DKI

83 Anggota DPRD Setujui Suhud Alynudin Gantikan Khoirudin sebagai Ketua DPRD DKI

©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games