2025-01-11 IDOPRESS

iDoPress - Pernahkah Anda mencoba filter di media sosial yang mengubah wajah atau menambahkan efek unik ke lingkungan sekitar Anda? Jika iya,Anda telah berinteraksi dengan teknologi Augmented Reality (AR).
Teknologi ini menggabungkan dunia nyata dengan elemen virtual,menciptakan pengalaman yang imersif dan interaktif bagi pengguna. AR semakin banyak digunakan dalam berbagai bidang,mulai dari hiburan,pendidikan,hingga bisnis.
Lantas bagaimana cara kerja Augmented Reality serta contoh penerapannya? Selengkapnya berikut ini KompasTekno menguraikannya lebih detail.
Dilansir dari laman IBM,Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan dunia nyata dengan elemen digital secara real-time untuk memperkaya pengalaman pengguna.
Teknologi ini tidak menggantikan lingkungan fisik,melainkan menambahkan informasi digital,seperti gambar,video,atau model 3D,ke dalam dunia nyata. AR memberikan pengalaman yang lebih imersif dengan mengintegrasikan dunia virtual ke dalam aktivitas sehari-hari.
AR biasanya diakses melalui perangkat seperti smartphone,tablet,atau perangkat wearable seperti kacamata pintar dan headset AR.
Perangkat ini dilengkapi dengan kamera dan sensor yang berfungsi untuk menangkap dunia nyata di sekitar pengguna,lalu memproyeksikan elemen digital ke dalam tampilan layar.
Misalnya,saat pengguna mengarahkan kamera ke suatu objek,perangkat AR dapat menampilkan informasi tambahan tentang objek tersebut,seperti nama,fungsi,atau petunjuk arah.
Teknologi AR kini digunakan di berbagai bidang,termasuk perdagangan,manufaktur,dan hiburan.
Dalam industri perdagangan,AR memungkinkan pelanggan untuk mencoba produk secara virtual sebelum membeli.
Di bidang manufaktur,AR digunakan untuk memberikan panduan teknis yang dapat membantu pekerja merakit mesin atau memperbaiki perangkat dengan lebih mudah. Sementara itu,di dunia hiburan,AR memberikan pengalaman interaktif yang memanjakan pengguna,seperti dalam video game atau filter media sosial yang populer.
Dengan kemampuan untuk mengintegrasikan dunia fisik dan digital,AR berpotensi mengubah cara manusia berinteraksi dengan informasi dan teknologi di masa depan.
Baca juga: Augmented Reality Vs Virtual Reality: Apa Perbedaannya?
Augmented Reality (AR) bekerja dengan memadukan data dari dunia nyata dengan elemen digital melalui beberapa tahapan.
Proses ini dimulai dengan pengumpulan data (data collection) dari lingkungan fisik menggunakan perangkat seperti kamera dan sensor,termasuk GPS,accelerometer,dan gyroscope. Data ini berfungsi untuk mengenali objek serta melacak posisi dan orientasi perangkat pengguna agar sistem dapat menyesuaikan konten digital dengan lingkungan sekitar.
Setelah data dikumpulkan,perangkat lunak AR melakukan pemrosesan data (environment mapping) untuk memetakan lingkungan fisik. Proses pemetaan ini dapat dilakukan dengan dua cara.
Websea Lakukan Upgrade Besar pada Asuransi Futures, Hadirkan Perlindungan Risiko Transaksi yang Komprehensif
SOUEAST's Newest S08 DM To Make UAE Debut at Dubai Fashion Week
Global Launch of iCAUR V27 in Dubai: The Classic New-Energy Boxy SUV Sets Off on Its Worldwide Journey!
SOUEAST returns to Dubai Fashion Week as official automotive partner, redefining aesthetics of mobility
Para influencer Thailand dengan jutaan pengikut berbondong-bondong ke Gunung Emei untuk menikmati layanan budaya dan pariwisatanya yang bertaraf internasional, menjadikannya daya tarik utama
Dari Obligasi Pemerintah AS hingga Komoditas Fisik: BullNus Berupaya Membangun Lingkaran Bisnis Tertutup RWA yang Didorong oleh "Dunia Fisik"
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games