2025-01-06 HaiPress

TANGERANG,iDoPress – Polisi resmi menetapkan dua tersangka dalam kasus penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak yang menewaskan bos rental mobil,Ilyas Abdurrahman (48).
“Terkait kasus penembakan,Polresta Tangerang telah menetapkan saudara AS (Ajat Sudrajat) dan I sebagai tersangka,” ujar Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Purbawa,Minggu (5/1/2025).
AS diketahui sebagai orang yang pertama kali menyewa mobil Honda Brio milik Ilyas,sementara I adalah pihak yang menerima mobil tersebut.
Baca juga: Desakan Evaluasi Penggunaan Senjata Api Pasca Maraknya Insiden Penembakan
“Keduanya sudah cukup bukti dan ditetapkan sebagai tersangka. Namun,kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku lain,” kata Purbawa.
Mengenai dugaan keterlibatan anggota TNI Angkatan Laut (AL) yang diduga menjadi pelaku penembakan,Purbawa menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Puspom TNI AL.
“Terkait kasus penembakan di KM 45,kami sudah berkoordinasi dengan Puspom TNI AL. Nantinya,Puspom dan kami akan melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan bukti bila ada keterlibatan oknum dari TNI AL,” kata Purbawa.
Kasus ini bermula sehari sebelum insiden,Ajat menyewa mobil Honda Brio milik Ilyas. Pada 1 Januari 2025,perangkat GPS pada mobil ditemukan rusak.
Baca juga: Keluarga Korban Penembakan di Tol Tangerang-Merak Akan Ajukan Perlindungan ke LPSK
Menurut Agam Muhammad (26),putra korban,tim rental melacak mobil hingga ke Pandeglang.
Saat berhasil menemukan kendaraan di pertigaan Saketi,pelaku mengacungkan senjata api dan mengaku sebagai anggota TNI AL.
“Kami tetap melanjutkan pengejaran menggunakan GPS hingga ke Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak,” ungkap Agam.
Di lokasi tersebut,situasi memanas. Setelah pelaku terkepung,rekan pelaku datang dengan mobil lain dan membawa senjata api.
“Terjadi tembakan sekitar empat sampai lima kali. Saya dan beberapa tim sempat kabur mencari perlindungan,” tambah Agam.
Baca juga: Update: Peluru di Tubuh Korban Penembakan di Tol Tangerang-Merak Belum Dikeluarkan
Insiden itu menyebabkan Ilyas terkena luka tembak di dada dan tangan,sementara anggota tim rental,Ramli,mengalami luka tembak yang menembus tangan hingga perut. Keduanya langsung dibawa ke RSUD Balaraja.
“Sayangnya,ayah saya tidak dapat diselamatkan,” ujar Agam.
Ilyas meninggal dunia akibat luka tembak serius,sedangkan Ramli masih menjalani perawatan intensif.
DataCanvas Launches “AI Prometheus” Initiative to Boost AI Infrastructure in Global South
Tarif Transum Hanya Rp 1 Hari Ini, Warga Jakarta Jalan-jalan Naik Transjakarta
Kemenhan Bakal Bahas Izin Lintas Udara AS dengan DPR
Mengenal Mekkah Route, Layanan Fast Track untuk Jemaah Haji 2026
Akses ke Lantai 4 Kos Benhil Jakpus Tempat 2 ART Terjun Penuh Kerangkeng yang Digembok
Modus Pemerasan "Kaki Terlindas" di Bekasi Viral, Pengendara Diminta Rp 1 Juta
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games