2025-01-06 HaiPress

JAKARTA,KOMPAS.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto resmi dimulai di berbagai wilayah Indonesia,termasuk Jakarta,pada hari ini,Senin (6/1/2024).
Plt Kepala Dinas Pendidikan Jakarta Sarjoko menyatakan,program ini dijalankan oleh Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan dilaksanakan secara bertahap.
Program ini melibatkan ribuan siswa dari jenjang TK/PAUD,SD,SMP,hingga SMA/SMK,termasuk madrasah.
Baca juga: Bukan Rp 10.000,Menu Makan Bergizi Gratis di Pulogebang Seharga Rp 15.000 Per Porsi
“Pelaksanaannya secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan SPPG masing-masing,” ujar Sarjoko dalam keterangan tertulisnya,Minggu (5/1/2024).
SPPG Halim menjadi salah satu lokasi pertama yang memulai program pada hari ini,yang digelar di Marseling Area Lanud Halim Perdanakusuma,Jakarta Timur.
Pukul 08.00 WIB: Siswa kelas 1-3 SD
Pukul 11.00 WIB: Siswa kelas 4 SD hingga tingkat SMA
SD Angkasa 5: 128 siswa
SD Angkasa 1: 304 siswa
SD Angkasa 7: 22 siswa
SD Angkasa 10: 46 siswa
SMPN 80: 855 siswa
SMPN 214: 825 siswa
MTSN 14: 467 siswa
SMK Angkasa 1: 306 siswa
“Menu 6 Januari 2024,yaitu: ayam teriyaki,tumis buncis wortel,pisang,susu,dan nasi,dengan biaya Rp10.000 per paket,” kata Sarjoko.
Selain Halim,beberapa SPPG lain juga sudah siap melaksanakan MBG pada 6 Januari 2025,yaitu:
1. SPPG Susukan,Ciracas
- Total penerima: 3.055 siswa.
- Sekolah penerima termasuk SDN 01 hingga 08 Susukan,SMP 174,PAUD Al Murzaqiyah,dan PAUD Fatahilah.
Baca juga: SPPG Pulogebang Siap Bagikan 3.496 Porsi Makan Bergizi Gratis
2. SPPG Palmerah,Jakarta Barat
- Total penerima manfaat: 2.987 siswa.
- Sekolah penerima meliputi SDN 07,TK Aisyah,SD Barunawati II,TK Nurul Huda,SD 11 Slipi,SLB 5,TK Bhayangkari,SMP Barunawati,MTS Al-Ukhuwwah,SD 15 Slipi dan SMPN 61 Slipi.
3. SPPG Pulo Gebang,Cakung,Jakarta Timur
- Total penerima manfaat: 3.059 siswa.
- Sekolah penerima meliputi PAUD Baiturahim,Rasfaldi Mukhlisin,Persada,TK Rabiah Al Adawiyah,TK Mutiara,TK Al Mada,TK Bakti Utama,RA At-Toyibah,SDN 06 dan 07 Pulo Gebang,SMPN 138,MIS Darus Syifa,dan SMAN 11.
Dalam mendukung keberhasilan program,Dinas Pendidikan telah memberikan pembinaan kepada kepala sekolah dan guru mengenai tata cara pelaksanaan,termasuk pengumpulan dan distribusi ompreng yang digunakan sebagai tempat makanan.
“Edukasi kepada siswa juga dilakukan agar siswa menghabiskan porsi makanan yang dibagikan serta bertanggung jawab terhadap omprengnya,sehingga MBG berjalan lancar,” kata Sarjoko.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Tur Jiangsu “Travelogue of China 2026” Resmi Berakhir, Soroti Inovasi, Keterbukaan, dan Pembangunan Berorientasi pada Masyarakat
PT Otto Media Grup Gandeng Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand, Kreator, dan Rantai Pasok
Tangkap Hakim Harus Izin Ketua MA, Wamenkum: Jaga Independensi Kehakiman
Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi di Bali, Sempat Kabur Naik Jet Pribadi lalu Dipaksa Putar Balik
Edarkan Sabu Tempel di SPBU, 2 Kurir di Jakbar Dijanjikan Upah Rp 20 Juta
BEM UI Bakal Demo di Bundaran HI Besok, Tuntut Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games