2025-01-03 IDOPRESS

JAKARTA,iDoPress - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri,Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan,dua polisi berinisial DF dan S dijatuhi sanksi demosi atau penurunan jabatan lebih rendah selama 8 tahun.
Keduanya dinyatakan terbukti memeras penonton konser Djakarta Warehouse Project (DWP) saat sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) yang digelar di ruang Sidang Divisi Propam Polri,Gedung TNCC Mabes Polri,Kamis (2/1/2025).
Trunoyudo menjelaskan,persidangan terhadap keduanya dilangsungkan terpisah. Namun,kedua Majelis KKEP menilai kedua polisi melakukan pelanggaran saat sedang bertugas mengamankan penonton konser yang diduga menyalahgunakan narkoba.
"Pada saat pemeriksaan terhadap orang yang diamankan tersebut,(keduanya) telah melakukan permintaan uang sebagai imbalan dalam pembebasan/pelepasannya," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis,Jumat (3/1/2025).
Baca juga: AKBP Malvino Edward Yusticia Dipecat,Apa Perannya dalam Kasus DWP 2024?
Keduanya kemudian dijatuhi hukuman penempatan khusus atau patsus,yakni 20 hari unutk S dan 30 hari untuk DF.
"(Serta) mutasi bersifat demosi selama 8 (delapan) tahun di luar fungsi penegakan hukum," tegasnya.
Lebih lanjut,ia menyebut Tim KKEP juga menjatuhkan sanksi berupa sanksi etika,yaitu perbuatan pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela.
Pelanggar juga diwajibkan mengikuti pembinaan mental kepribadian,kejiwaan,keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan
"Dari hasil pemeriksaan sudah diklasifikasikan peran dari masing-masing pelanggar. Tentunya sanksi diberikan secara proporsional sesuai peran dan wujud perbuatan masing-masing pelanggaran," tuturnya.
Di sisi lain,ia memastikan seluruh proses jalannya sidang etik tersebut juga diikuti dan diawasi oleh pihak Kompolnas selaku pengawas eksternal Polri.
Baca juga: Kompolnas Sebut 2 Polisi yang Peras Penonton DWP Dipecat dan Didemosi 8 Tahun
Trunoyudo mengatakan pelibatan pihak eksternalmerupakan komitmen serius Polri untuk menindak tegas anggota yang melanggar aturan serta sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
"Secara progresif,simultan dan berkesinambungan terus dilakukan dan pemantauan bersama pengawas eksternal dalam hal ini oleh Kompolnas," tegasnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Websea Lakukan Upgrade Besar pada Asuransi Futures, Hadirkan Perlindungan Risiko Transaksi yang Komprehensif
SOUEAST's Newest S08 DM To Make UAE Debut at Dubai Fashion Week
Global Launch of iCAUR V27 in Dubai: The Classic New-Energy Boxy SUV Sets Off on Its Worldwide Journey!
SOUEAST returns to Dubai Fashion Week as official automotive partner, redefining aesthetics of mobility
Para influencer Thailand dengan jutaan pengikut berbondong-bondong ke Gunung Emei untuk menikmati layanan budaya dan pariwisatanya yang bertaraf internasional, menjadikannya daya tarik utama
Dari Obligasi Pemerintah AS hingga Komoditas Fisik: BullNus Berupaya Membangun Lingkaran Bisnis Tertutup RWA yang Didorong oleh "Dunia Fisik"
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games