2024-08-24 HaiPress

iDoPress - Sejumlah situs pemerintah Indonesia diduga telah diretas oleh hacker. Salah satu situs yang dilaporkan telah diretas adalah laman resmi Portal Informasi Indonesia dengan alamat web (URL) indonesia.go.id.
Pantauan KompasTekno,situs tersebut kini sudah tidak bisa diakses. Kami mencoba menilik kembali tampilan situs Indonesia.go.id saat diretas arsip web Wayback Machine.
Saat diretas,situs Indonesia.go.id menampilkan halaman berwarna hitam yang diiringi dengan instrumental lagu Wajib Nasional "Gugur Bunga".
Terapat tulisan "Stamped by" (dicap oleh) bewarna putih,dan "Indonesian Peoples" (orang Indonesia) bewarna merah. Tulisan itu tepat berada di atas poster "Peringatan Darurat" bergambar Burung Garuda dengan latar belakang berwarna biru.
Baca juga: Situs Web Tiket Konser Ticketmaster Diretas,Data 500 Juta Pengguna Dijual
Belakangan,poster Burung Garuda berlatar biru ini memang bersliweran di media sosial,dan dianggap sebagai bentuk perlawanan masyarakat,usai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berencana mengesahkan RUU Pilkada 2024 untuk menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK),terkait syarat pencalonan kepala daerah.
Di bawah poster,terdapat tulisan "For Indonesian Government" (untuk pemerintah Indonesia).
Terdapat juga keterangan bertuliskan "Katanya demokrasi tapi kok banyak nyalonin keluarga sendiri,itu demokrasi apa politik dinasti. Jangan matikan keadilan,IKN dibuat calon pekerja dibuang,tolak dinasti politik Jokowi #Kawal_Keputusan_MK."
Di bawahnya,terdapat daftar username yang mencakup Mr.Vangke,Dimax66,LittleKurova,dan lain-lain. Username ini kemungkinan merujuk pada hacker yang meretas situs Indonesia.go.id. Terakhir,ada tulisan berbunyi "Keadilan Rakyat Kecil."
???? Situs pemerintah Indonesia baru saja diretas oleh sekelompok hacker yang menyampaikan kritik keras terkait politik dinasti dan proyek IKN.
Ini menunjukkan bahwa kekecewaan publik bisa meluas hingga ke dunia digital. Bagaimana tanggapan kalian soal ini?
Hingga saat ini… pic.twitter.com/PF7WqNTj8Z
— Bimo | Tips Digital Marketing ? (@ykbh_) August 23,2024
Situs Indonesia.go.id bukan satu-satunya yang diretas para hacker. Ada puluhan situs lainnya yang disebut telah diretas. Daftar situs yang diretas,dibagikan di grup Indonesia Hacker People pada aplikasi perpesanan instan Telegram.
Alamat tersebut juga dibagikan di situs hackmck.pages.dv,yang menampilkan halaman hitam diikuti barisan tautan berwarna merah.
Baca juga: 10 Cara Membuat Password yang Kuat dan Aman agar Akun Tak Mudah Diretas

KOMPAS.com/Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy Tampilan situs hackmck.pages.dv yang berisi puluhan situs pemerintah yang diretas
Dalam situs tersebut,dijelaskan bahwa Indonesian Hacker People turut prihatin atas bangsa Indonesia. Oleh karenanya,mereka meretas sejumlah situs pemerintah untuk menyampaikan aspirasi berbentuk mural online.
Situs-situs yang diretas mencakup kejaksaan.go.id,dprd.mojokertokota.go.id,ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/cache/,dan masih banyak lagi.
Setiap situs ini menampilkan halaman yang berbeda dibanding Indonesia.go.id,tetapi intinya tetap sama,yakni untuk menunjukkan perlawanan masyarakat secara online.
Sebagai contoh,situs dprd.mojokertokota.go.id menampilkan halaman berwarna hitam dengan tulisan "Touched by Rakyat Indonesia".
Di bawahnya,terdapat poster berwarna abu-abu yang dibubuhi teks "Tidak semua keinginan anak harus dipenuhi orang tua. Tidak pula ambisi orang tua harus diikuti anak. Ajarkan anak untuk merasa cukup. Ingatkan pula agar anak memiliki rasa malu ketika mengambil sesuatu di luar batas norma dan etika."
Pencapaian 30 Juta Kendaraan GAC Group: Angka-angka di Balik "Kecepatan GAC"
Sahroni: Jampidsus Baru Kuntadi Punya Integritas untuk Menuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Sahroni Minta Jampidsus Kuntadi Jangan “Main Mata”, Segera Tuntaskan Kasus Febrie
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jadi Jampidsus
Air Kali Bekasi Menyusut Imbas Kemarau, Tumpukan Sampah Muncul di Pinggir Sungai
Istana Jawab Klaim Nanik S Deyang Akan Jadi Pengawas BGN
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games