2024-06-19 HaiPress

JAKARTA,iDoPress - Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) II,Baharudin mengatakan,pihaknya akan melakukan pemberdayaan guna meningkatkan kesejahteraan warga Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Marunda,Cilincing,Jakarta Utara.
"Kita akan melakukan pemberdayaan kembali rusunawa,melalui pemberdayaan ini terjadi siklus perputaran tinggal di rusunawa sehingga warga tidak melulu tinggal di rusunawa," kata Baharudin saat diwawancarai oleh Kompas.com,Selasa (18/6/2024).
Baca juga: Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda,Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana
Dengan pemberdayaan,masyarakat bisa lebih meningkatkan kesejahteraannya dari sisi sosial,ekonomi dan budaya.
Hal ini telah diterapkan Unit Pengelola Rumah Susun VI yang ia kelola sebelumnya,sebelum dipindah ke Rusunawa Marunda.
Salah satu pemberdayaan yang akan dilakukan adalah membuat organisasi Ikatan Pelaku Usaha Rusunawa (IPR).
"IPR ini kita akan meng-hire warga rusunawa yang memiliki kompetensi di bidang tata boga atau sebagainya," kata Baharudin.
Pengelola juga meningkatkan IPR menjadi wedding organizer (WO) di UPRS VI yang ia kelola.
Keberhasilan yang dilakukan di UPRS VI akan diterapkan juga di Rusunawa Marunda ke depannya.
Baca juga: Penjarahan Rusunawa Marunda Dilakukan Terang-terangan,Warga Pertanyakan Keberadaan Pengelola
"Insya Allah kami akan menularkan membuat WO,di mana baik warga luar atau rusun yang memakai jasa kami,hasilnya bisa dinikmati warga Rusunawa Marunda," ujar Baharudin.
Pengelola UPRS II akan melihat kompetensi setiap warga di Rusunawa Marunda sehingga orang dewasa maupun remaja bisa ikut berkontribusi dalam pemeberdayaan WO sepanjang memiliki potensi,berupa tata rias,tata boga,fotografer,design grafis,dan lainnya.
Dengan demikian,anak remaja di Rusunawa Marunda memiliki penghasilan sendiri dan bisa membantu keluarganya.
Tak hanya itu,Baharudin juga akan meneruskan pemberdayaan yang sudah ada di Rusunawa Marunda sebelumnya,seperti batik marunda dan batik maliha.
"Kami akan berkoordinasi dengan teman-teman batik marunda dan batik maliha seperti yang kami lakukan di UPRS VI,maka akan dilaksanakan festival seni budaya betawi di mana di dalam kegiatan tersebut akan dibuat fashionbatik marunda dan batik maliha,dan akan mencari potensi warga Rusunawa di lingkungan UPRS II," kata dia.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Para influencer Thailand dengan jutaan pengikut berbondong-bondong ke Gunung Emei untuk menikmati layanan budaya dan pariwisatanya yang bertaraf internasional, menjadikannya daya tarik utama
Dari Obligasi Pemerintah AS hingga Komoditas Fisik: BullNus Berupaya Membangun Lingkaran Bisnis Tertutup RWA yang Didorong oleh "Dunia Fisik"
Pelindung di Tengah Badai: Pentingnya Fitur "Copy Trading" dengan Perlindungan Modal dari Websea
RF RACER Brand Leverages Motorsport Heritage for Engineering Excellence
China Rhythm Membangun Jembatan Budaya Antara Indonesia dan Tiongkok
Paradigma Baru untuk Jalur Pemungutan Suara: Dari Agregasi Informasi ke Asetisasi Konsensus, Posisi dan Implementasi Praktis OracleX.
©hak cipta2009-2020 Berita Hansen Mobile Games